OS ori & webcam

Kadang-kadang serba salah, seringkali kita pun jadi serba susah. Belakangan aku posting sesuatu di facebook, sepertinya posting-ku dinilai sebagai keinginan untuk memamerkan sesuatu; padahal sebenarnya maksudku hanya share. Menurutku juga begini, daripada share sesuatu yang mencela serta merugikan pihak lain dan dapat berujung pada pencekalan – yang marak belakangan ini – lebih baik share apa yang kita punya; entahkah pengalaman, video, audio, atau apapun itu yang menjadi berkat bagi sesama. Untuk meluruskan penilaian yang kurang tepat mengenai posting-ku di facebook, aku ingin membagikan lebih detail mengenai hal tersebut.

Microsoft Windows XP Home Edition SP 2

xp_frontXP Original ini adalah hasil dari pergumulan selama dua tahun lebih. Setelah mencoba linux beberapa kali, akhirnya menyerah karena Sistem Operasi tersebut tidak memiliki Score Writer Software (Music) yang sesuai dengan kebutuhanku – walaupun bagi sebagian orang Lilypond dan Danemo (Score Writer Software di Linux) sudah lebih dari cukup. Memang benar Sibelius ataupun software-software Windows dapat run di Linux dengan menggunakan emulator, seperti Wine; tetapi menurut beberapa orang kemampuannya tidak sempurna dan jauh dari sebenarnya, terutama pada audio outputnya. 

xp_backSejak satu tahun yang lalu aku memutuskan untuk menabung agar mampu membeli XP, hanya saja masih ada ganjalan mengenai Score Writer Software yang akan ku gunakan setelah membelinya; karena harga Sibelius versi 4 sekitar Rp 4.300.000,- waktu itu. Bulan Maret lalu sebuah perusahaan software music terkemuka bernama Forte memperkenalkan freeware-nya dalam bahasa inggris, spontan langsung aku download dan ku coba selama beberapa waktu. Ternyata Forte Free ini sangat sesuai dengan kebutuhanku bahkan menurut pendapatku pribadi – entah padangan orang – ini adalah Score Writer Freeware terbaik yang pernah aku pakai. Dengan ditemukannya freeware tersebut keputusanku makin bulat untuk membeli xp; apalagi bila mengingat saat pergi ke Korea Selatan bulan lalu, rasanya cukup menyedihkan berpisah dengan komputer karena alasan keaslian Sistem Operasi dan Software.

Saat ini pergumulanku mengenai XP Original selesai sudah, akhir bulan Juli yang lalu aku membelinya dengan harga yang pantas di sebuah toko komputer di kotaku. Bahkan tadi malam secara otomatis Windows XP Home Edition SP 2 milikku update menjadi SP 3.  Puji Tuhan!

Live! Cam Notebook VF0470

16710_1

Beberapa bulan lalu aku sengaja memilih Lenovo seri G410 daripada gadget lain yang memiliki fitur webcam, karena menurutku fungsi tersebut tidak terlalu penting. Tetapi 9 hari di Korea Selatan membuat pikiranku berubah, bagaimana tidak, selama itu pula aku tak dapat melihat keluarga di Indonesia; sedangkan mereka dapat melihatku – waktu itu aku meminjam laptop teman yang ber-webcam.

Begitu pulang ke Indonesia tanpa basa-basi aku menganggarkan untuk membeli webcam. Setelah bertanya-tanya dengan teman-teman, aku bingung berkunjung ke toko sana dan toko sini, lalu melihat produk ini dan produk itu, akhirnya aku putuskan untuk membeli produk Creative yaitu “Live! Cam Notebook VF0470” yang sesuai dengan budget. Ternyata produk inipun sangat sesusai dengan harga yang ditawarkan, fitur yang sangat aku suka adalah bluelight yang memungkinkan chat di tempat gelap – tinggal mengatur exposure saja, so simple.

0 comments:

Post a Comment