Apa itu harmony? Harmony menurut Pono Banoe dalam Kamus Musik karangannya adalah cabang ilmu pengetahuan music yang membahas dan membicarakan perihal keselarasan/keindahan komposisi musik. Untuk memudahkan kita belajar harmony, kita harus memahami interval terlebih dahulu.
Interval
Interval biasa disebut sebagai jarak antara not satu kepada not lainnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan sebutan, singkatan dan contoh interval berikut.
| sebutan interval: unisono augmented unisono minor second mayor second augmented second minor third mayor third diminshed fourth perfect fourth augmented fourth diminshed fifth perfect fifth augmented fifth minor sixth mayor sixth diminished seventh minor seventh mayor seventh perfect octave | singkatan : unisono Au m2 M2 A2 m3 M3 d4 P4 A4 d5 P5 A5 m6 M6 d7 m7 M7 O8 | contoh interval : C ke C (not sama) C ke C# C ke Db C ke D C ke D# C ke Eb C ke E C ke Fb C ke F C ke F# C ke Gb C ke G C ke G# C ke Ab C ke A C ke Bbb (beses, karena double mol) C ke Bb C ke B C ke C (jarak 1 oktaf di atas/bawah) |
Keterangan: Dalam interval, C ke C# dan C ke Db memiliki sebutan yang berbeda, begitu pula seterusnya – meskipun sebenarnya nada tersebut enharmonis atau sama bunyinya.
Chord
Chord adalah bahan dasar dalam belajar harmony; dalam masyarakat kita chord sering disalahartikan menjadi ‘kunci’. Orang awam yang tidak mengerti dasar-dasar bermusik kebingungan memahami perbedaan antara Clef (kunci), Key dan Chord.
Clef atau kunci adalah symbol yang diletakkan di awal paranada, fungsi clef ini untuk membantu kita mengenali peletakan notasi. Clef hanya ada tiga jenis, seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini.
Key adalah nada dasar.
Chord adalah tiga nada atau lebih yang dibunyikan bersama. Chord yang lazim digunakan ada empat, yaitu: mayor, minor, augmented dan diminished. Berikut tabel ke-empat chord tersebut beserta isinya (interval-nya).
| mayor : P5 (m3 dari 3rd) M3 root | minor : P5 (M3 dari 3rd) m3 root | augmented : A5 (M3 dari 3rd) M3 root | diminshed : d5 (m3 dari 3rd) m3 root |
Keterangan: Dibaca dari bawah atau dari root-nya. Secara harafiah root diterjemahkan sebagai akar, tetapi di dalam music istilah root berarti bass..
Progresi
Progresi secara bebas diartikan sebagai pergerakan chord. Sebuah chord bergerak secara tertentu dari satu chord ke chord yang lain sehingga membentuk sebuah progresi. Lebih jelasnya perhatikan sebutan, symbol, contoh dan progresi ‘chord dasar’ berikut ini.
| sebutan : Tonic Super Tonic Mediant Sub-Dominant Dominant Sub-Mediant Leading Tone | symbol : I ii iii IV V vi vii* | contoh chord : C Dm Em F G Am Bdim | bergerak ke : manapun V, vii*, (ii/IV ke) I/V ii, IV I, ii, V, vii* I, vi ii, iii, IV, V I |
Keterangan: Contoh chord dalam tangga nada C Mayor atau do = c.
Chord Balikan
Bass dalam sebuah akord dapat berubah dari nada root menjadi nada ke 3 atau ke 5 nya.
| balikan 1 : melodi di double melodi tidak sama dengan bass | balikan 2 : I/III – V/II – I (atau kebalikannya) IV/VI – I/V – IV (atau kebalikannya) I – IV/I – I V – I/V – V I – IV/I – V/VII I/V – V (kadens) I/V – V – I (kadens) |
Chord Pengganti
Sebuah chord dapat digantikan dengan chord lain – tidak sembarang chord tentunya, tetapi digantikan dengan chord tertentu. Tujuannya adalah membentuk progresi chord yang mempercantik/memperindah harmoni. Pada dasarnya chord pengganti memiliki common tones – persamaan nada – dengan chord yang digantikan, sehingga perubahan yang utama terletak pada root; dengan demikian struktur lagu tidak berubah. Berikut chord pengganti yang sering digunakan.
| I digantikan oleh G E C | vi E C A | IV digantikan oleh C A F | ii A F D | V digantikan oleh D B G | iii B G E |
Keterangan: Contoh chord dalam tangga nada C Mayor atau do = c.
Chord Jembatan
Dominant seventh yang disymbolkan dengan V 7 sering digunakan sebagai jembatan pemanis antara satu chord kepada chord yang lain.




















0 comments:
Post a Comment