(Bekal Bernyanyi dengan Baik - sub judul E)
Artikulasi adalah suatu istilah yang berhubungan dengan pengucapan kata-kata yang digerakkan oleh alat-alat ucap. Pengucapan kata-kata dalam bernyanyi harus jelas supaya pesan dari lagu dapat dimengerti audience.Artikulasi yang baik adalah berusaha menjadikan semua huruf bunyi menjadi huruf hidup.
Huruf hidup tidak boleh dihidup-hidupkan dalam memproyeksikan suara, agar tidak terdengar pecah. Tetapi konsonan (huruf mati) harus dihidupkan.
Fungsi umum dari artikulasi adalah sebagai alat penyampai produksi suara dan hasil penyampaiannya berupa macam-macam bunyi, yang erat hubungannya dengan pembentukan kalimat bahasa yang terdiri dari rangkaian kata-kata.
# Memproduksi Suara
Ada 2 jenis suara, yaitu: suara untuk berbicara dan suara untuk menyanyi. Perbedaan keduanya adalah sebagai berikut:
a.suara berbicara (speaking voice):
keras, kasar, tidak beresonansi, kotor (noises), berat, menghabiskan banyak nafas.
b.suara bernyanyi (singing voices):
halus, bersih, jernih, bening, ringan, beresonansi, seluruh nafas yang keluar menjadi suara.
Untuk mendapatkan suara bernyanyi diperlukan imajinasi dan latihan-latihan sebagai berikut:
Suara dibayangkan ditempatkan di atas, di depan dahi, sehingga suara yang dihasilkan berkesan ringan dan terang, bening dan jernih.
Dapatkan getaran suara (ringing) di bagian dahi atas dengan membunyikan “ng” atau “n”.
Dapat menggunakan cara melempar nada tinggi ke atas dan berputar-putar dengan vokal “u” atau bunyi vokal lain tetapi jangan berteriak!
Bunyi vokal yang baik adalah bunyi yang terdengar terang, bersih, ringan serta cemerlang, hangat, cukup tebal, tanpa dipaksakan, kata-kata jelas.
Bunyi vokal yang buruk adalah bunyi yang terdengar: kasar, kotor, kaku, tegang, gelap, kabur, tak berisi, desah dan ngeses.
by Yason Christy Pranowo, S.sn




















0 comments:
Post a Comment